(SIRI 1) ANTARA MIMBAR DAN TAKHTA
Gelombang malam masih berbisik kepada bulan. Bayu yang dingin menyimpan rahsia badai yang belum reda. Langit belum benar-benar cerah, hanya kelam yang menyamar sebagai fajar. Tunggulah. Matahari akan terbit, dan segala bayang-bayang akan kehilangan tempat untuk bersembunyi. Begitulah halnya dengan kebenaran yang hakiki. Ia akan menjelma jua, meskipun tertangguh oleh kabus kebingungan atau diselimuti oleh…
